Selasa , September 22 2020

Fakta Penusukan Syekh Al Jabir Yang Rumpang Diketahui

penusukan syekh al jabir

Beberapa detik sebelum ditusuk, dia sedang berinteraksi secara jemaah yang berada di sisi kiri panggung. “Mari kita berdoa semoga karet pelaku dakwah senantiasa dilindungi oleh Allah SWT serta khususnya Syeikh Ali Bin Jabir segera diberikan kesehatan serta insiden seperti tersebut tidak terjadi kembali, khususnya di Provinsi Lampung, ” tambahnya.

Sejak saat itu, Syekh Ali Jaber mulai kerap dipanggil keliling Indonesia buat syiar Islam. “Syekh saja langsung di bawa ke luar dari Masjid Falahuddin untuk mendapatkan perawatan, ” kata dia. Dia dijerat dengan pasal berlapis dan terancam hukuman 10 tahun penjara. Ia merasa siasat tersebut berusaha untuk memperhadapkan domba antara dirinya beserta pemerintahan Jokowi.

Boy Rafli Amar mengatakan, BNPT juga menyelidiki jejak digital pelaku penyerangan Syekh Ali Jaber. Dari hasil pengusutan sementara, tersangka AA mengaku, tindakan penusukan terhadap Syekh Ali Jaber itu dikerjakan secara spontan.

“Kami meminta masyarakat Lampung terus bersatu & tidak terpengaruh terhadap provokasi-provokasi yang mungkin timbul daripada insiden ini, ” katanya. Ia meminta umat Islam harus tenang dan logis dalam menyikapi insiden ini dan menyerahkan kepada kelompok yang berwenang untuk melaksanakan proses hukum, dan tak terprovokasi untuk melakukan kelakuan main hakim sendiri. KH Khairuddin juga meminta polisi bekerja secara profesional serta melibatkan pihak-pihak berkompeten dengan dibutuhkan, sehingga perkara tersebut menjadi jelas dan tegas. Dia juga menyerukan terhadap umat Islam untuk wajar tenang dan menahan muncul serta tidak terhasut untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum. “Mengngat bobot dibanding kasus ini yang berdimensi luas, karena mengenai pelajaran ulama atau tokoh Agama islam. Maka kami mengharapkan kepada Bapak Kapolri Jenderal Penjaga keamanan Idham Aziz, dan pula Bapak Presiden Joko Widodo, untuk turun tangan mengatasinya, ” ujarnya.

Seperti dia sering bermain media toleran, muncul di tempat umum sebagai orang waras, / dia sedang memerlukan uang, dan lan sebagainya. Pikir Din Syamsuddin, kejadian itu adalah kebiadaban yang tak boleh terjadi di Negeri Pancasila yang berdasarkan pedoman.

Menurut Roman Baswedan, menusuk dengan pisau bukanlah halusinasi, namun satu tindakan terencana. Namun bukan menyebut nama, jenderal tersebut diklaim tidak suka dengan ulama. Syekh Ali Jaber diserang dan ditusuk saat mengisi pengajian di Bandar Lampung, Minggu (13/9/2020). LPSK menilai kasus penusukan tersebut merupakan ancaman serius terhadap Syekh Ali Jaber.

Lebih jelas Din menyatakan, mempertimbangkan bobot dari kasus tersebut yg berdimensi luas karena mengenai figur ulama/tokoh Agama islam, maka kami mengharapkan menurut Bapak Kapolri Jenderal Banyak. Idham Aziz, dan juga Bapak Presiden Joko Widodo untuk turun tangan mengatasinya.

About Tiarti